Story, Story, Travelling, Write

Penghujung 2017 di Padi Heritage

Sudah lamaaaa… sekali saya nggak ngisi blog ini. Begitu lihat state saya, ternyata postingan terakhir ada di Bulan September 2017 >.< bukannya males nulis sih, laptop saya bener-bener kacau. Udah jadi barang rongsokan. Akhirnya ngisi blog pun baru kepikiran sekarang pas nganggur di kantor.

Ok, kali ini saya mau ngeshare sebuah tempat menginap yang lumayan jadi tempat ngadem, melipir dari kesibukan ala perkotaan. Nama penginapannya Padi Heritage. Letaknya di kawasan Tlogomas, Malang. Kami (saya dan teman-teman sekantor) berencana menghabiskan liburan tahun baru yang singkat di luar kota. Bermodal browsing, kami menemukan Padi Heritage lewat sebuah website https://www.padiheritage.com . Tempat ini merupakan sebuah penginapan yang menghadap ke sawah dan sungai meskipun lingkungan sekitarnya adalah perumahan.

20171231_172404[1]

Jadi, waktu Tahun baru kemarin ada promo. Nah, kami ikutan promo itu, dapat kamar di Paradise View. Kamar dua lantai yang sampingnya ada kolam renangnya. Mujur, perjalanan ke Malang yang terkenal macet kalau long weekend ternyata lancar banget. Nggak sulit mencari lokasinya, kami sampai di sana sore hari. Tengah malamnya, para staf mengadakan barbeque party dan pesta kembang api. Mereka yang mendapatkan pin bisa menikmari pesta dengan gratis. Oh ya, di sana terdapat banyak gazebo yang bisa bebas ditempati. Untung saja kami membawa UNO, jadinya menunggu detik-detik kembang api nggak garing.

20171231_221415[1]

Selain gazebo, kita bisa jalan-jalan dan melakukan photo session di banyak area. Di sana juga ada kalkun dan ayam peliharaan yang unik, lho. Esok harinya, karena emang udah planning ada photo session sebelum balik ke Gresik, saya dan teman-teman pun keliling sawah.

20171231_173605[1]

IMG-20180101-WA0139[1]

 

 

 

Advertisements
Story, Story, Wise Writing, Write

Apa Cita-citamu?

Suatu ketika, di sebuah acara Kelas Inspirasi Bondowoso #2 saya pernah menanyakan cita-cita kepada anak-anak SD. Sekedar mengecek, seberapa banyak profesi yang mereka pikirkan di usia segitu. Jawabannya beragam, tapi juga mudah ditebak karena mereka rata-rata menginginkan sebuah profesi yang identik dengan seragam, seperti polisi, dokter, tentara, guru, dll.

Continue reading “Apa Cita-citamu?”

Story, Story, Travelling, Uncategorized, Write

My First Flight

Akhirnya… bisa merasakan juga naik pesawat.

Pesawat pertama di Juanda menuju Sepinggan adalah Citilink. Malam sebelumnya, ada pemotretan dengan teman-teman MEET UP di Jonas.

17663387_410673542629658_4261134902306537472_n

Setelah itu, menginap di kos Sally sudah dengan membawa alat tempur untuk travelling. Nah, di sini saya baru sadar kalau saya butuh ‘tas travel’. Yah, meskipun bukan traveller sejati… sepertinya itu barang wajib. Soalnya pas di bandara, semuanya bawa mentereng, saya cuma tas butut…

Continue reading “My First Flight”

Uncategorized, Write

Pendakian

Jam dinding ruang tamuku menunjukkan angka 13.30 dan saat ini di luar sedang hujan. Di ruang tamu ini aku tidak sendiri, aku ditemani oleh kelima temanku yang lain. Mereka saat ini sedang duduk lesu memandang cangkir kopi masing-masing yang tadi dibuatkan oleh ibuku. Seharusnya, mereka sudah menyeruput cangkir masing-masing seakan takut kopi di dalamnya menjadi dingin. Begitu pula tangan-tangan lincah itu, harusnya mereka sudah menggerayangi toples kaca kuno milik nenekku yang selalu terisi dengan rengginang dan kacang kulit serta mengisi piring plastik dengan kulit-kulitnya.

Continue reading “Pendakian”

Write

Berani Bermimpi

*pernah diikutkan dalam Kompetisi Menulis Worthy Story*

 

(Sumber foto: dokumen panitia Kelas Inspirasi Bondowoso #2)

Pada tanggal 12 Maret 2016 saya mengikuti sebuah kegiatan bernama Kelas Inspirasi Bondowoso #2. Ketertarikan saya untuk menjadi relawan pengajar saat itu karena kegiatan tersebut diadakan di kampung halaman saya, Bondowoso. Tak banyak yang tahu tentang kampung halaman saya kecuali bahwa kota tersebut merupakan kota penghasil tape.

Continue reading “Berani Bermimpi”

Competition, Dibuang Sayang, Story, Story, Write

OASE DI TENGAH PADANG PASIR

(Pernah diikutkan dalam Lomba PT. Rohto Laboratories Indonesia)

 

Hari ini aku duduk di samping sahabatku, Wira, di tempat yang tak biasanya. Ia tak pernah mengajakku ke tempat ini. Tempat ini begitu hijau, teduh, dan jauh dari keramaian. Beberapa menit yang lalu Wira tiba-tiba saja datang padaku mengajakku pergi dengan motor balapnya. Seperti biasa, ia mengendarai motornya dengan kecepatan tinggi, tanpa penjelasan apapun. Aku tahu, saat seperti itu adalah saat sulit baginya. Pasti ada sesuatu yang ingin ia sampaikan.

Continue reading “OASE DI TENGAH PADANG PASIR”