Wise Writing

Masalah, Aku Punya Tuhan Yang Lebih Besar Dibanding Dirimu!

Sudah lama tidak mengisi di blog ini dan rasanya waktu saya selama ini hanya dihabiskan dengan masalah pekerjaan. Berpisah dengan teman kuliah bukan berarti menjauhkan, justru kami dekat dengan permasalahan manusia dewasa yang semakin rumit. Katakanlah, dunia orang dewasa semakin padat dengan aktivitas mencari uang semata.

Perlahan-lahan, waktu untuk hobi dan berkumpul dengan orang-orang terdekat semakin menipis. Pulang kerja, ya… istirahat.

Perubahan lingkungan juga membuat diri kita semakin berbeda… membuat diri sendiri menjadi pribadi yang… bukan seperti biasanya, asing. Seperti wajah yang memasang topeng. Berusaha menyembunyikan ekspresi sesungguhnya.

Belum lagi, pribadi rekan kerja yang bermacam-macam ragamnya dengan tingkat kedewasaan yang lebih ekstrem dibandingkan teman sebaya menjadi stressor tersendiri. Menemui gaya hidup yang bukan ‘gue banget’, dipaksa untuk menerima semua ketidakwajaran menjadi hal yang biasa, di mana status menjadi sebuah tolok ukur kehidupan, saat itulah Tuhan sedang memberikan sebuah contoh dalam hidup saya. Ingatlah untuk selalu merunduk ke bawah…

Di dalam setiap perjalanan hidup, tidak ada sesuatu yang tidak mungkin. Bahwa karakter antagonis yang digambarkan terlalu berlebihan dalam sinetron itu benar-benar ada. Tuhan mungkin sedang menunjukkan keburukan itu di depan mata kita supaya kita belajar dimulai dari hal yang buruk terlebih dahulu, supaya kita tahu mana yang baik. Dan ucapkanlah, ‘Hai masalah, aku punya Tuhan yang jauh lebih besar dibanding dirimu!’

Wise Writing

Terus Bergerak dan Buatlah Perubahan!

Work hard until you die

— Superman Return

Sometimes, world is not so nice for a single fighter. There’s a part of world where the people don’t care about ‘beauty from the inside’ and they take the world easily, but they are who have been passed so many kinds of struggle still hard to enjoy the life.

Terkadang, dunia ini tidak begitu ramah kepada pejuang tunggal. Ada bagian dari dunia ini yang tidak mau tahu seberapa besar kita berjuang sedangkan orang-orang lain bisa mendapatkan apa yang mereka mau dengan mudah.

Tidak perlu mengirikan mereka yang mampu mendapatkan sesuatu hanya dengan menjentikkan jari. Kitalah yang perlu berbangga mendapatkan sebuah pelajaran berharga tentang perjuangan; bahwa Tuhan sebenarnya sedang membimbing kita langsung dengan pelajaran yang tak terbeli itu. Jika kita tahu makna sebenarnya dari berjuang dan bagaimana mendapatkan ‘hadiah’-nya, maka kita akan selalu belajar menghargai.

Story, Wise Writing

Dunia Kerja, Dunia Baru

Dragging their exhausted body off to another day at the office…

To all those who exhaust themselves through hard work and tip-toeing around your boss…

Exhausted as you may be, let’s remain strong.

Even through the hardship, a good day will come when you can find your smile.

Let’s walk through this journey of life together

— Running Man

Ini dunia baru. Ya, buatku yang sedari dulu selalu menikmati kebebasan dengan teman-teman sekelas semasa sekolah dan kuliah. Begitu lepas, sudah pasti ada penyesuaian baru yang benar-benar diusahakan dengan ekstra karena kali ini tidak ada lagi yang namanya ‘teman sekelas’, tapi sekantor, dengan bermacam-macam latar belakang dan usia yang bervariasi. Saat inilah kita harus benar-benar mendewasakan psikologis kita.

Intinya, di masa ini aku semakin paham, sekolah dan kuliah itu merupakan ‘pelajaran’ yang bakal menjadi fondasi dasar ketika kita sudah lepas dari orang tua. ┬áDi dunia kerja, kita akan menemukan banyak orang yang memiliki dua sisi kepribadian. Baik di depan tapi entah di belakang kita… Maka, dari sinilah kita belajar. Jangan gunakan cara yang sama seperti mereka: berpura-pura baik di depan padahal kita benci setengah mati. Cukup pahami, di dunia ini sifat orang bermacam-macam. Abaikan hal-hal yang menjadi kerikil tajam di perjalananmu. Kalau kamu berhasil ‘stay cool’ dan terus maju memperjuangkan apa yang kamu percaya, kamu sudah berhasil selangkah di depan mereka. Jangan lupa, sertakan Tuhan dalam setiap langkahmu. Jika kamu merasa sendiri di medan perang, ingat, Tuhan tidak pernah meminta pulsa untuk menghubungiNya. Berdialoglah sesering mungkin, mintalah perlindunganNya supaya diberi perlindungan dan kekuatan…

Jangan pernah melakukan cara yang sama dengan yang dilakukan orang-orang yang menurutmu tidak patut dicontoh, karena itu berarti kamu sudah berhasil terbawa arus. Dan ingat:

hanya ikan mati yang selalu mengikuti arus sungai