Apa Cita-citamu?

Suatu ketika, di sebuah acara Kelas Inspirasi Bondowoso #2 saya pernah menanyakan cita-cita kepada anak-anak SD. Sekedar mengecek, seberapa banyak profesi yang mereka pikirkan di usia segitu. Jawabannya beragam, tapi juga mudah ditebak karena mereka rata-rata menginginkan sebuah profesi yang identik dengan seragam, seperti polisi, dokter, tentara, guru, dll.

Continue reading

Advertisements

My First Flight

Akhirnya… bisa merasakan juga naik pesawat.

Pesawat pertama di Juanda menuju Sepinggan adalah Citilink. Malam sebelumnya, ada pemotretan dengan teman-teman MEET UP di Jonas.

17663387_410673542629658_4261134902306537472_n

Setelah itu, menginap di kos Sally sudah dengan membawa alat tempur untuk travelling. Nah, di sini saya baru sadar kalau saya butuh ‘tas travel’. Yah, meskipun bukan traveller sejati… sepertinya itu barang wajib. Soalnya pas di bandara, semuanya bawa mentereng, saya cuma tas butut…

Continue reading

OASE DI TENGAH PADANG PASIR

(Pernah diikutkan dalam Lomba PT. Rohto Laboratories Indonesia)

 

Hari ini aku duduk di samping sahabatku, Wira, di tempat yang tak biasanya. Ia tak pernah mengajakku ke tempat ini. Tempat ini begitu hijau, teduh, dan jauh dari keramaian. Beberapa menit yang lalu Wira tiba-tiba saja datang padaku mengajakku pergi dengan motor balapnya. Seperti biasa, ia mengendarai motornya dengan kecepatan tinggi, tanpa penjelasan apapun. Aku tahu, saat seperti itu adalah saat sulit baginya. Pasti ada sesuatu yang ingin ia sampaikan.

Continue reading

New Heartbeat

(pernah diikutkan dalam lomba Menulis Berbagi)

Tahun lalu merupakan tahun terakhir dalam studiku. Tahun terakhir itu adalah kegiatan studi profesi, pengabdian penuh di Rumah Sakit. Kalau ditanya ruang apa yang meninggalkan kesan dalam satu tahun itu, aku tidak bisa menjawab dengan pasti karena setiap ruangan memiliki cerita tersendiri. Namun ada suatu cerita yang membekas selama aku dan teman-teman sedang praktik di ruang observasi jantung atau ICCU, sebuah ruang kritis yang menurutku spesial. Pasien yang dirawat di sini biasanya adalah para pasien yang sudah menjalani operasi jantung dan belum siap untuk ditempatkan di ruangan biasa. Mereka butuh observasi secara ketat melalui sebuah monitor yang terhubung entah bagaimana caranya dengan kabel-kabel dan sadapan yang ditempelkan di dada kiri pasien. Dari monitor yang ditempatkan di nurse station, para petugas medis bisa melihat irama jantung tanpa harus datang ke ruang pasien.

Continue reading