Competition, Story, Write

Book Addict Is The New Sexy

*tulisan ini diikutkan dalam LOMBA BLOG ULANG TAHUN KE-5 PENERBIT ‘STILETTO BOOK’*

Melalui tulisan ini saya ingin flash back sebentar kenapa saya berani ikut kampanye ini. Tentunya karena punya hobi membaca, saya percaya diri untuk memposting tulisan ini dan semoga lewat tulisan ini saya bisa menggerakkan teman-teman untuk memulai budaya gemar membaca.

Kegemaran saya membaca diawali sejak kecil, ketika kakak sepupu saya memperkenalkan saya kepada komik. Ya, komik ringan yang tipis dan sekali habis. Saya bisa merasakan emosi ketika membacanya, seperti merasa lucu dan tertawa sendiri, misalnya. Dari situlah saya mendapatkan suatu kesan bahwa membaca itu mengasyikkan. Saya kemudian kerap meminta buku sebagai oleh-oleh kepada kedua orang tua saya. Bahkan, ketika hari raya saya juga meminta supaya uang untuk membeli baju baru dibuat untuk beli buku saja. Beranjak ke bangku sekolah, saya sering mendatangi perpustakaan untuk mencari buku terbitan balai pustaka yang kaya sastra. Dari situ kecintaan saya terhadap buku semakin bertambah.

Genre buku yang biasa saya baca bermacam-macam, mulai fiksi fantasi (semacam Harry Potter), buku roman remaja (saya nge-fans banget sama karyanya Orizuka), dan beberapa buku psikologi ringan. Meski begitu saya tidak pernah ikut dalam sebuah komunitas baca atau bedah buku. Hanya saja, beberapa waktu lalu saya pernah ikut proyek ‘Book Chain’ dari teman saya. Proyek ini disebarkan melalui facebook yang singkatnya, kita membelikan sebuah buku untuk seorang teman dan jika kita mengikuti peraturan yang diberikan, kita akan mendapatkan sebuah buku dari teman lainnya.

Berbicara mengenai budget, saya tidak pernah mematok berapa pengeluaran per bulannya untuk membeli buku. Namun, seperti sebuah kewajiban, saya harus membeli sebuah buku tiap bulannya. Berikut adalah sebagian koleksi novel saya:

DSC_0150

Sudah banyak media yang berkali-kali menyebutkan bahwa minat baca masyarakat Indonesia sangat rendah. Sedangkan, untuk menjadi negara maju, masyarakatnya harus memiliki minat baca yang tinggi. Menurut saya, banyak faktor yang mendukung hal ini; pertama, kebiasaan. Untuk mencintai suatu aktivitas seharusnya dimulai dari kebiasaan. Hal ini sangat membutuhkan peran orang tua dalam memperkenalkan media baca sejak kecil.

Kedua, ketersediaan media informasi praktis seperti gadget atau alat elektronik lainnya. Kehadiran gadget menurut saya bak buah simalakama. Mereka bisa membantu kita memperoleh informasi secara cepat dan praktis, namun kehadirannya juga membuat manusia malas membuka lembaran buku untuk mendalami ilmu. Selain itu, media elektronik seperti komputer dan televisi pun menawarkan hal yang kelihatannya lebih mengasyikkan dibandingkan membaca. Seperti menawarkan media sosial, sinetron atau game.

FB_IMG_1453400360244

(sumber: facebook)

Hermione Granger mengajarkan kepada kita bahwa membaca dapat menyelamatkan hidupmu.

Ya, siapa yang tidak tahu Hermione Granger? Salah satu tokoh favorit saya dari trio Harry Potter ini berkali-kali menyelamatkan nyawa kedua sahabatnya dari keadaan genting dengan matra-mantra yang belum sampai dipelajari oleh remaja seusianya, yang dia ketahui dari buku. Yang ingin saya jelaskan di sini adalah, ada perbedaan besar antar seorang yang suka membaca dan tidak. Salah satunya adalah keluasan wawasan. Jadi mulai sekarang, penasaranlah kalian terhadap suatu hal dan bacalah buku untuk menguak teka-teki tersebut! Orang yang selalu membaca buku dan memberikan coretan-coretan di kata-katanya adalah orang keren!

unduhan

Keywords:

Stiletto Book, Penerbit Buku Perempuan

Disusun oleh:

Kinanthi Rosyana

e-mail Kinanthi_rosyan@yahoo.co.id
facebook Kiky Rose
twitter @KikyRose890802
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s