[REVIEW NOVEL] Meet The Sennas by Orizuka

20558037

Judul: Meet The Sennas

Penulis: Orizuka

Penerbit: teen@noura

ISBN: 978-602-7816-66-4

SINOPSIS

Aku Daza Senna. Anak kedua dari tiga bersaudara. Yang artinya aku anak tengah…

Astaga. Aku menulis apa, sih? Oke, mari coba lagi.

Aku Daza Senna. Aku tinggal bersama orang-orang yang sama sekali tak bisa disebut normal. Dan sialnya, orang-orang itu adalah keluargaku.

Hmm, ini sudah lebih bagus.

Siapa sih yang mau tinggal dengan orang-orang yang memberi semacam formulir pendaftaran dan serangkaian ujian kepada setiap cowok yang ingin dekat denganku? Memangnya cowok-cowok itu mau SNMPTN? Coba bayangkan penderitaanku. Belum terbayang? Berarti kalian harus bertemu dengan mereka.


Novel ini menceritakan tentang seorang anak perempuan dari keluarga Senna yang dikelilingi dengan orang-orang yang menurutnya aneh. Ya, keluarga dengan permasalahan masing-masing yang digabungkan dalam satu rumah pasti akan menjadi sebuah permasalahan kompleks. Nenek yang tiba-tiba mengajak ke salon dan mengecat rambut Daza tanpa ijin, kakek yang pemegang semua peraturan keluarga, bunda mantan penari yang diam-diam suka memasukkan obat diet ke dalam jus jeruk Daza, ayah yang mengatur segala kehidupan Daza sampai ia lulus SMA, Dennis si kakak yang selalu menyibukkan diri di dalam kamar dan hampir meyakinkan Daza kalau dia itu homo, Zenith si adik yang usil, Om Sony yang suka bising dengan gitarnya dan Tante Amy yang sedang hamil dan ditinggal suaminya.

Wajar kalau masalah keluarga besar yang kompleks itu membuat Daza sering emosi dan mengharapkan keluarga yang normal.

Satu kata sepanjang saya membaca novel ini: kesel! Tokoh utama novel ini, Daza, sebenarnya sama menyebalkannya seperti keluarga Senna yang lain. Daza itu bukan tipe cewek yang saya suka, yah, dengan segala fasilitas yang memanjakan. Hanya saja, saya iri akan keberaniannya mengungkapkan perasaan kepada guru les privatnya yang super keren, Logan. Di novel ini, Logan juga jadi tokoh penentu masa depan Daza yang membantunya mati-matian dari seorang siswa yang buta matematika menjadi penggila soal-soal matematika.

Hanya saja, begitu sayang cerita antara Daza dan Logan ditarik ulur. Jujur, saya penasaran bagaimana jadinya hubungan antara Daza dan Logan setelah Daza lulus SMA. Kalaupun berakhir tidak happy ending, Logan harusnya menjadi sosok yang memotovasi bagi Daza.

Novel ini menarik, dipenuhi dengan konflik-konflik kecil yang membuat kesal. Namun pada akhirnya Daza sadar bahwa itulah keluarganya yang tidak sepenuhnya buruk.

Happy reading…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s