Movie

Super Hap

superhapCr: raklakorn.com

Tidak biasanya saya suka film Thailand. Yang saya tahu film Thailand itu biasanya bergenre horor. Tapi kali ini saya cukup dibuat penasaran sama film yang nyantai. Harus saya akui, nama asli pemeran film ini tidak singkat seperti di dalam ceritanya, juga cukup unik. Mendengarnya pertama kali mampu membuat saya tertawa. Ambil contoh, si pemeran tokoh utama Tom bernama asli Rattapom Tokongsub. Unik bukan? Saya masih beranggapan kalau bahasa Thailand itu lucu untuk didengar, seperti kata Eko Patrio yang selalu membuat lelucon tentang bahasa Thailand di acara Mamamia!

Cerita berawal dengan kisah masing-masing tokoh. Tokoh pertama yang diceritakan adalah Tom. Ia adalah pemuda dengan bakat menari. Ia memiliki wajah yang tampan namun satu-satunya kekurangan yang ia miliki adalah suaranya yang buruk. Ia punya masalah ekonomi sehingga harus menunggak uang sewa rumahnya sampai ia diusir. Tokoh kedua adalah Teung Lee Hei. Berbeda dengan Tom, ia tidak memiliki kemampuan menari, wajahnya pun jauh dari tampan. Ia adalah pria hitam dan gendut, namun justru memiliki suara yang indah. Kehidupannya lumayan mapan sebelum ia dipecat dari perusahaan tempatnya bekerja karena secara diam-diam mempromosikan lagu ciptaannya sendiri. Kemudian keduanya dipertemukan melalui part lucu. Keduanya sedang berbincang di telepon. Tom mengatakan bahwa ia sedang berada di Phuket mengalami kesulitan keuangan dan meminta bantuan sahabatnya itu. Namun Teung berkata ia sedang berada di Chiang Mai jadi ia tidak bisa membantunya, padahal saat ia berbicara seperti itu Tom sedang menatapnya di lampu merah pinggir jalan, berdiri beberapa meter darinya. Mengetahui sahabatnya yang sama-sama berbohong, mereka pun saling memaki.

Keduanya memiliki kebiasaan unik, yaitu lipsync. Jadi kalau ada gadis yang cantik, Tom akan berdiri di depan Teung seolah-olah itu adalah suaranya. Keisengan Tom pun muncul saat mendengar rekaman lagu Teung. Ia merekam dirinya menyanyikan lagu itu (ceritanya kayak SinJo – Keong Racun) kemudian menguploadnya ke muzikmania.com (sejenis youtube). Rekaman itu sampai di meja perusahaan yang hampir bangkrut, Double Dream Record. Mereka menawarkan kerjasama pada Tom, namun mengetahui keadaan yang sebenarnya, perusahaan itu mengurungkan niatnya. Keadaan berubah saat perusahaan mengetahui lagu yang diupload Tom menjadi populer di dunia maya. Mereka pun kembali mengadakan perjanjian sampai satu album saja karena mereka tidak mau membohongi publik lebih lama. Namun konflik sebenarnya adalah saat Tom mengalami flu berat yang justru membuat suaranya normal. Keadaan ini membuat Teung sedikit tersisihkan. Ia pergi jauh justru pada saat konser terakhirnya diadakan, saat suara Tom akan kembali lagi menjadi buruk sembuh dari flu.

Ya, jadi intinya film ini menceritakan tentang dua orang sahabat yang saling melengkapi dan menutupi kekurangan satu sama lain.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s